Vespa Tikus


vespa_09128_a1Malam itu suasana tampak sepi, seorang teman mengetuk pintu dan mengucapkan salam-tampaknya dia sedang terburu-buru dan kelelahan (terlihat dahinya dan lehernya basah akan keringat), kutawari air putih tapi dia menolak. Setelah kuambilkan barang yang ia maksud lantas bergegas berpamitan-akupun tak ambil pusing yang sedari tadi memikirkan cara untuk bisa pergi ke persimpangan jalan depan universitas ikut numpang vespa kesayangannya.

Vespa sebuah merek sepeda motor jenis sekuter berasal dari Italia. Perusahaan induk dari Vespa, adalah Piaggio. Pada awal kedatangannya Vespa mempunyai saingan berat skuter Lambretta, sekarang otomatis Vespa sebagai motor skuter konvensional tidak mempunyai saingan lagi. Pasar sepeda motor Indonesia yang unik tidak memberikan kesempatan kepada Vespa untuk menjadi besar. Merek yang diedarkan oleh PT. Dan Motor Indonesia ini mempunyai penggemar fanatik, dan klub-klub penggemar Vespa (terutama Vespa klasik) menjamur diberbagai kota di Indonesia, Juga sering disebut Piaggio Kodok karena mirip VW Kodok (wikipedia).

Dari raut mukanya yang dingin ia pun dengan berat hati terpaksa men-iyakan permintaanku untuk menumpang motor bututnya, tampaknya dia bersikap demikian dikarenakan vespanya yang spesial, sebuah scooter tikus dengan kondisi memprihatinkan tingginya kurang dari setengah  meter, jarak body dengan tanah tidak lebih dari sepuluh centimeter, dengan cat udah lecet – termakan karat, tampa jok depan maupun belakang, tanpa kunci stir, tanpa spedometer, tanpa lampu-spion entah kemana, body kanan oke (buat nutupi mesin) dan body samping kirinya ilang, sebuah Vespa gembel (Brekele) atau istilah kerennya Rat Scooter, sebuah motor kaum jelata.

Menumpang motor butut serasa konvoi tujuh belas agustus, jadi bahan perhatian orang entah merasa kasihan ato sebaliknya (risih dengan suara knalpot yang bising) dan disangka anak urakan. Tapi lewat Vespa Tikus dia menciptakan ruang kebebasan dalam berekspresi berebut  perhatian orang lain dan dengan kedekilannya, mereka menyelipkan semacam semangat demokrasi di jalanan (DetikOto).

Sebuah pengalaman numpang motor butut, vespa yang lima kali mogok ditengah jalan, yang sulit sekali di idupkan mesinnya, yang tiba-tiba tidak bisa dihidupkan kembali, yang rela kehujanan dan jalan kaki sampai ke persimpangan jalan, yang entah sampai kapan tetap eksis di jaman sekarang.

Sebuah ekspresi kebebasan….!!!!

About these ads

~ by kecoakmelet on April 19, 2009.

2 Responses to “Vespa Tikus”

  1. begitulah vespa
    tp bagaimanapun vespa tetap di hati
    slam knal buat scooter mania
    yooo maaaaaaaaaaaan !!!!!!!

  2. vespa,kejiwaan,n kebebasannya gk akn prnah mati..
    teruskan perjuangan muh kawan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: